Self Mastery & Time Logic Tema Pengabdian Masyarakat Mahasiswa UBSI Cibitung di SMK Yapin 02 Setu
- account_circle Mutiara
- calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Dokumentasi Kegiatan Pengabdian Masyarakat di SMK Yapin 02 Setu
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cibitunghitz, Bekasi – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cibitung melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat, di SMK Yapin 02 Setu pada siang hari ini Selasa, 05 Mei 2026. Mengusung tema “Self Mastery & Time Logic: Cara Cerdas Mengatur Diri dan Menaklukkan Hari”, kegiatan ini berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 14.30 WIB.
Sesi Pemutaran Video Edukasi Dampak Prokrastinasi
Ketua Pelaksana, Zaskia Julianti Anjani, membuka acara secara resmi dengan sambutan sekaligus memperkenalkan seluruh anggota mahasiswa yang bertugas. Untuk memantik kesadaran siswa, para mahasiswa melanjutkan agenda dengan sesi pemutaran video edukasi mengenai prokrastinasi. Melalui tayangan tersebut, para mahasiswa mengajak siswa memahami dampak buruk dari kebiasaan menunda-nunda pekerjaan sebelum akhirnya masuk ke dalam pembahasan materi inti.
Pemaparan Teori Self Mastery dan Time Logic
Penyampaian materi dilakukan dalam dua tahap utama, yaitu Self Mastery & Time Logic. Materi pertama disampaikan oleh Zaskia Julianti Anjani mengenai urgensi Self Mastery, yaitu kemampuan mengendalikan kebiasaan dan emosi agar tetap fokus pada tanggung jawab tanpa terganggu distraksi seperti media sosial atau overthinking.
Selanjutnya, Dwi Mutiara Lebriantri memaparkan materi teknis Time Logic. Untuk menekankan pentingnya menentukan skala prioritas dan menyusun rencana kegiatan agar tugas selesai tepat waktu. Kedua konsep ini dijelaskan sebagai satu kesatuan yang saling melengkapi, di mana pengendalian diri menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan rencana waktu, yang dimulai dari langkah sederhana seperti mencatat aktivitas harian guna membentuk konsistensi kebiasaan yang lebih baik secara berkelanjutan.
Praktik Interaktif Penyusunan Daftar Aktivitas 24 Jam
Memasuki agenda berikutnya, Alicya Salsabilla dan Chelsea Khairun Azzahra memandu sesi praktik nyata yang interaktif. Pada sesi ini, seluruh siswa ditantang untuk menyusun daftar aktivitas harian selama 24 jam sebagai bentuk simulasi konkret pengelolaan waktu. Suasana menjadi sangat dinamis saat beberapa siswa dengan berani maju ke depan kelas untuk mempresentasikan hasil kerja mereka.
Penilaian Hasil Simulasi dan Pemberian Apresiasi Peserta
Pada momen tersebut, para mahasiswa melakukan koreksi langsung terhadap hasil kerja siswa yang berani maju guna menentukan Juara 1 hingga 3. Mahasiswa menilai hasil kerja siswa secara teliti berdasarkan ketepatan logika pengaturan waktu, dan aplikatifnya jadwal yang mereka susun. Sebagai bentuk apresiasi, tim mahasiswa memberikan hadiah khusus bagi para pemenang. Sementara itu, para siswa yang tidak maju tetap mendapatkan apresiasi berupa hadiah snack. Sehingga, seluruh peserta merasakan kegembiraan yang sama atas partisipasi mereka.
Antusiasme Siswa Sepanjang Rangkaian Kegiatan
Para siswa menunjukkan antusiasme yang luar biasa, sepanjang rangkaian acara. Para siswa menjaga suasana kelas tetap kondusif saat menyimak penyampaian materi, dan mereka menunjukkan ketertarikan yang semakin besar saat memulai sesi praktik. Kegembiraan memuncak saat momen pembagian hadiah dan snack di akhir sesi praktik.
Harapan Ketua Pelaksana Terhadap Kedisiplinan Siswa
Ketua Pelaksana Kegiatan, Zaskia Julianti Anjani, menyatakan:
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian kami, sebagai mahasiswa Manajemen UBSI Kampus Cibitung. Untuk berbagi ilmu, mengenai Self Mastery dan Time Logic. Kami berharap, melalui pemahaman tentang cara mengatur diri dan mengelola waktu yang lebih baik. Rekan-rekan siswa di SMK Yapin 02 Setu memiliki bekal yang kuat dalam menghadapi tantangan di era digital serta lebih disiplin dalam menjalani aktivitas sehari-hari, baik di sekolah maupun di luar sekolah.”
Dukungan Sekolah Terhadap Kegiatan
Pihak SMK Yapin 02 Setu, Bapak Pri Utomo, S.Pd., turut memberikan tanggapan positif:
“Terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa dari UBSI, kegiatan ini sangat bagus karena saat ini siswa cenderung lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadget. Kehadiran kakak-kakak mahasiswa memberikan pengaruh positif, agar mereka lebih disiplin dalam belajar.”
Manfaat Kegiatan dalam Membentuk Karakter Mandiri
Kegiatan ini memberikan manfaat signifikan bagi siswa, dalam membentuk karakter yang lebih mandiri dan disiplin sejak dini. Selain meningkatkan kesadaran diri terhadap pemicu prokrastinasi, para mahasiswa juga mengajak para siswa mengasah kemampuan dalam menentukan skala prioritas. Melalui pendekatan yang edukatif dan interaktif, program ini tidak hanya membangun budaya disiplin. Tetapi, juga menjadi sarana nyata bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam membekali generasi muda mengenai pentingnya manajemen diri yang kuat.
Koordinasi Sesi Dokumentasi dan Penutupan Acara
Zahra Alfatu Nisa dan Alyani mengoordinasikan sesi dokumentasi secara apik untuk mengabadikan sekaligus menutup seluruh rangkaian kegiatan ini. Melalui aksi nyata tersebut, para mahasiswa berharap siswa dapat menciptakan kebiasaan baru yang lebih mandiri serta siap menghadapi tantangan masa depan dengan manajemen waktu yang jauh lebih tangguh.
- Penulis: Mutiara
- Editor: Mutiara

Saat ini belum ada komentar