Demo 27 Agustus di DPR Bergulir, Ini Daftar Lengkap Aliansi dan Tuntutannya
- account_circle Syifa Salsa Rahmadhani
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cibitunghitz.com, Jakarta – Ribuan massa dari berbagai aliansi masyarakat sipil menggelar aksi demo 27 Agustus di DPR pada Kamis (27/8). Elemen gabungan mahasiswa, serikat buruh, dan organisasi pemuda mendatangi Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat. Bahkan, para pengunjuk rasa sudah memadati kawasan depan pintu gerbang utama Gedung DPR RI sejak pagi hari.
Kemudian, aksi demonstrasi lintas sektor ini bertujuan menyampaikan serangkaian aspirasi krusial secara langsung. Di samping itu, massa mendesak para wakil rakyat agar tetap mengawal agenda reformasi dan kesejahteraan buruh. Langkah ini sangat penting untuk menjaga demokrasi nasional.
“Kami mendatangi Gedung DPR untuk memastikan suara rakyat benar-benar menggema. Sebab, lembaga legislatif wajib berpihak pada kepentingan publik,” tegas Koordinator Lapangan Aksi saat menyampaikan orasi di atas mobil komando.
Ragam Aliansi dalam Demo 27 Agustus di DPR
Sementara itu, elemen massa yang hadir mencakup aliansi mahasiswa antar-kampus serta federasi serikat pekerja nasional. Selain itu, hadir pula perwakilan lembaga bantuan hukum dan jaringan masyarakat sipil dari wilayah Jabodetabek.
Gabungan organisasi ini bergerak serentak demi menyuarakan tuntutan yang menyangkut hajat hidup masyarakat luas. Oleh sebab itu, mereka terus merapatkan barisan di sepanjang Jalan Gatot Subroto.
“Sinergi antar-elemen ini murni gerakan moral. Kami menolak berbagai kebijakan yang berpotensi merugikan hak-hak dasar buruh dan masyarakat,” lanjut perwakilan aksi tersebut.
Daftar Tuntutan Utama Aksi Unjuk Rasa
Di sisi lain, massa aksi membawa beberapa poin tuntutan utama untuk pimpinan DPR RI. Selanjutnya, poin-poin tersebut mencakup evaluasi kebijakan ketenagakerjaan, penolakan revisi undang-undang kontroversial, serta jaminan perlindungan ruang demokrasi.
Oleh karena itu, perwakilan massa mendesak pimpinan DPR menemui peserta aksi secara langsung. Bahkan, massa berjanji akan terus mengawal proses pembentukan regulasi di parlemen.
“Oleh sebab itu, kami menuntut sikap tegas dari parlemen. Sinergi dan transparansi lembaga negara sangat penting demi mewujudkan tatanan hukum yang adil serta berpihak pada rakyat,” tegas perwakilan aksi saat menutup penjelasannya.
- Penulis: Syifa Salsa Rahmadhani

Saat ini belum ada komentar