Anak Perempuan Berusia 9 Tahun di Bekasi Terluka Akibat Peluru Nyasar
- account_circle Dwi Mutiara
- calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petugas Polsek Setu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi seorang bocah perempuan berusia 9 tahun diduga terkena peluru nyasar saat bermain di samping rumahnya di Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. | Sumber: KOMPAS.com
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cibitunghitz.com, Bekasi – Seorang anak perempuan berinisial A (9) mengalami luka akibat peluru nyasar di Kampung Baru, RT 02 RW 05, Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (5/7/2026). Peluru tersebut diduga berasal dari senapan angin yang digunakan seseorang untuk berburu burung di area persawahan dekat permukiman.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat korban sedang bermain bersama teman-temannya di bawah pohon di dekat rumahnya. Tiba-tiba, suara menyerupai jepretan ketapel terdengar dari arah persawahan.
“Awalnya dia duduk di tempat biasa anak-anak main di bawah pohon, terus tiba-tiba kayak ada yang ngejepret. Kalau kata aki-aki ada suara kayak orang maen selpetan dari arah sawah,” tutur nenek korban, Sino (63).
Sesaat setelah suara itu muncul, korban sempat mencoba berjalan menghampiri ibunya, namun ia berhenti karena rasa sakit. Warga dan pengurus lingkungan pun segera menolong korban setelah mendengar teriakan teman-temannya.
Penanganan Medis pada Anak
Warga segera membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Karena keterbatasan peralatan, tim medis merujuk korban ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, demi mendapatkan penanganan lebih intensif.
Proyektil peluru tersebut ternyata mengenai bagian dada kanan korban, bukan pada bagian leher bawah seperti dugaan awal warga. Dokter berhasil mengangkat proyektil tersebut dari tubuh korban melalui operasi pada Senin (6/7/2026) malam. Saat ini, korban sudah sadar dan kondisinya berangsur membaik.
Langkah Kepolisian
Jajaran Polsek Setu telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Senin (6/7/2026) sore. Polisi mengamankan satu butir proyektil senapan angin sebagai barang bukti.
“Kami sudah melakukan cek TKP dan saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan intensif,” ujar Kapolsek Setu, AKP Usep Aramsyah. Kini, pihak kepolisian sedang memetakan pemilik senapan angin yang kerap berburu burung di wilayah tersebut.
Ibu korban, Marni, menuntut pertanggungjawaban pihak yang menyebabkan anaknya terluka. “Saya berharap ada pertanggungjawaban dari pelaku atas perbuatannya yang sudah membuat anak saya seperti ini,” ungkap Marni.
- Penulis: Dwi Mutiara

Saat ini belum ada komentar