Kemendikdasmen Gelar Modular Summit 2026 untuk Akselerasi Transformasi Pembelajaran Digital Indonesia
- account_circle Syifa Salsa Rahmadhani
- calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cibitunghitz.com, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menggelar ajang Modular Summit 2026 pada Rabu (5/8). Perhelatan nasional ini berlangsung di Jakarta dengan menghadirkan ribuan pendidik, pakar teknologi pendidikan, serta pemangku kepentingan dari berbagai daerah. Penyelenggaraan forum ini bertujuan memperkuat kapasitas para guru dalam memanfaatkan modul dan teknologi pembelajaran digital modern secara efektif.
Kemudian, forum tahunan ini fokus pada pengembangan strategi mengajar yang fleksibel dan adaptif. Di samping itu, ajang ini mendorong integrasi kurikulum berbasis modular secara merata di seluruh sekolah. Langkah strategis ini sangat penting demi meningkatkan mutu pendidikan nasional secara berkelanjutan di era digital.
“Ajang ini menjadi ruang konsolidasi nasional bagi para pendidik di seluruh Indonesia. Sebab, guru merupakan kunci utama penggerak transformasi pembelajaran digital di dalam kelas,” ujar perwakilan Kemendikdasmen saat memberikan sambutan pembukaan.
Modular Summit 2026 Mendorong Integrasi Teknologi Pembelajaran
Sementara itu, Kemendikdasmen meminta seluruh satuan pendidikan meninggalkan pola mengajar konvensional yang kaku. Oleh sebab itu, pemerintah terus memperluas akses platform pembelajaran berbasis modul interaktif. Platform ini didesain khusus agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta kecepatan belajar murid.
Langkah tersebut sangat penting demi menghadirkan proses belajar yang inklusif dan menyenangkan. Sebab, penerapan teknologi harus mampu menjawab tantangan ketimpangan kualitas pendidikan di berbagai wilayah pelosok tanah air.
“Pemanfaatan teknologi tidak akan pernah menggantikan peran utama guru di sekolah. Namun, inovasi teknologi hadir untuk memperkuat kompetensi pendidik agar materi pelajaran menjadi lebih relevan,” tegasnya.
Perkuat Kompetensi Guru dan Kolaborasi Lintas Sektor
Di sisi lain, Kemendikdasmen mengajak para pendidik dan komunitas pembelajar untuk terus berinovasi. Selanjutnya, para guru perlu memanfaatkan jejaring dalam forum ini secara maksimal. Sebab, pertukaran pengalaman antar pengajar akan mempercepat penyebaran praktik baik mengajar di tanah air.
Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen memberikan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan bagi para guru. Bahkan, hasil modul digital terbaik dari para peserta akan disebarluaskan secara nasional melalui ekosistem digital pemerintah.
“Oleh sebab itu, kami berharap ajang Modular Summit 2026 ini mampu memperkuat sinergi lintas sektor secara nyata. Sinergi ini menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan generasi emas Indonesia yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing secara global,” pungkasnya.
- Penulis: Syifa Salsa Rahmadhani

Saat ini belum ada komentar