Jalan Rusak di Bekasi Belum Diperbaiki Plt Bupati Ungkap Kendala Dan Target Penanganannya
- account_circle Syifa Salsa Rahmadhani
- calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cibitunghitz.com, Bekasi – Pemerintah daerah akhirnya merespons gelombang keluhan masyarakat mengenai infrastruktur yang terbengkalai. Sebab, banyaknya titik jalan rusak di Bekasi terus memicu protes dari warga pengguna jalan. Menanggapi situasi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi kemudian membeberkan alasan utama di balik keterlambatan perbaikan fisik tersebut.
Pihak eksekutif menjelaskan bahwa persoalan administratif menjadi hambatan utama. Selain itu, proses lelang proyek membutuhkan waktu verifikasi yang ketat. Alasan inilah yang akhirnya membuat pengerjaan sejumlah jalur utama menjadi tertunda.
Kendala Anggaran Penanganan Jalan Rusak di Bekasi
Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan proyek infrastruktur tidak dapat berjalan secara instan. Oleh karena itu, setiap proyek fisik harus melewati regulasi keuangan negara. Namun, pembagian APBD daerah juga tetap harus melalui skala prioritas yang matang.
Faktor distribusi anggaran ini jadi penentu titik lokasi yang akan menerima perbaikan terlebih dahulu. Meskipun demikian, Plt Bupati memastikan bahwa instansi terkait terus bekerja cepat menyelesaikan birokrasi tersebut. Jadi, untuk menghindari kemacetan, warga dapat memanfaatkan jalur alternatif lain yang lebih aman.
“Kami memahami keluhan warga. Alasan utama perbaikan belum berjalan maksimal karena kita harus menyelesaikan proses lelang. Kami membutuhkan verifikasi anggaran agar semuanya akuntabel. Saat ini, kami sudah menginstruksikan Dinas Bina Marga untuk melakukan percepatan,” ujar Plt Bupati Bekasi, Kamis (9/7).
Target Perbaikan Jalur yang Terbengkalai
Pemerintah daerah menargetkan tahapan lelang administrasi ini rampung dalam waktu dekat. Selanjutnya, begitu proses kontrak selesai, kontraktor akan langsung mengebut proyek pengaspalan dan betonisasi secara serentak.
Oleh karena itu, sembari menunggu pengerjaan dimulai, masyarakat wajib meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Selain itu, warga juga dapat melaporkan titik kerusakan baru melalui kanal pengaduan resmi pemerintah. Dengan demikian, laporan warga akan membantu dinas terkait melakukan penambalan darurat secara cepat.
- Penulis: Syifa Salsa Rahmadhani

Saat ini belum ada komentar