Strategi Grab Indonesia Dorong Adopsi Artificial Intelligence Menyeluruh di Seluruh Ekosistem Bisnis
- account_circle Syifa Salsa Rahmadhani
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cibitunghitz.com, Jakarta – Manajemen Grab Indonesia menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) ke dalam seluruh lini operasional perusahaan. Perusahaan tidak lagi memandang AI sebagai inovasi terbatas tim teknologi semata. Sebaliknya, teknologi cerdas ini telah menjelma menjadi budaya kerja harian bagi seluruh jajaran manajemen dan karyawan.
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengungkapkan bahwa setiap individu di dalam perusahaan wajib memahami penerapan AI secara mendalam. Bahkan, perusahaan menjalankan langkah ini melalui filosofi “AI-first with Heart” guna memastikan teknologi mendatangkan manfaat nyata bagi seluruh ekosistem.
“Semua bagian, dari yang baru masuk sampai yang paling tinggi, harus belajar AI. Kami melihat AI sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perkembangan bisnis,” ujar Neneng Goenadi dalam wawancara khusus bersama Bloomberg Technoz.
Transformasi Internal Menuju Budaya AI di Grab Indonesia
Sementara itu, Grab Indonesia mengambil langkah berani dengan mewajibkan seluruh karyawan mempelajari pemanfaatan AI selama dua bulan penuh. Oleh sebab itu, manajemen menghentikan sementara sebagian besar proyek pengembangan rutin agar fokus karyawan terserap sepenuhnya pada transformasi cara kerja baru.
Langkah strategis ini bertujuan memposisikan AI sebagai penggerak produktivitas manusia. Sebab, perusahaan ingin memastikan teknologi membantu karyawan bekerja secara lebih efektif tanpa menghilangkan peran sentral manusia.
“AI bukan sekadar topik pembicaraan di ruang rapat. Tanpa penerapan nyata, pemanfaatan teknologi hanya akan menjadi wacana kosong,” tegas Neneng.
Hadirkan Inovasi AI bagi Mitra Merchant dan Pengemudi
Di sisi lain, budaya AI internal tersebut langsung diterjemahkan ke dalam inovasi nyata bagi para mitra di lapangan. Oleh karena itu, perusahaan meluncurkan Merchant AI Assistant yang membantu ratusan ribu pelaku UMKM menganalisis menu terlaris hingga menyusun kampanye iklan secara mandiri.
Selanjutnya, kemudahan serupa juga menyapa para mitra pengemudi melalui kehadiran Driver AI Assistant. Fitur berbasis suara dan teks ini memberikan respons instan bagi pengemudi di jalan raya.
“Oleh sebab itu, kami terus mendampingi masyarakat agar manfaat AI dirasakan langsung oleh seluruh mitra,” pungkasnya.
- Penulis: Syifa Salsa Rahmadhani

Saat ini belum ada komentar