Air Kali Bekasi Menghitam Legam dan Berbau Busuk, KP2C Temukan Ikan Mabok di Cileungsi
- account_circle Alya Lizayanti
- calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi Gambar : https://images.pexels.com/photos/2480797/pexels-photo-2480797.jpeg
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cibitunghitz.com, Bekasi – Kondisi kesehatan lingkungan sungai di wilayah kita kembali mengkhawatirkan pada Minggu (18/10/2026). Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) melaporkan bahwa air di aliran Kali Bekasi berubah warna menjadi hitam legam dan mengeluarkan aroma sangat tidak sedap. Pencemaran berat ini berdampak langsung pada ekosistem sungai dan meresahkan warga sekitar.
Ketua KP2C, Puarman, menyaksikan langsung dampak buruk pencemaran tersebut di sepanjang pinggiran sungai Cileungsi. Beliau melihat banyak ikan mulai mabok dan menggelepar di permukaan air yang tercemar. Fenomena ini mengindikasikan tingginya kadar polutan yang masuk ke aliran sungai secara mendadak.
Penelusuran KP2C ke Hulu Temukan Pencemaran dari Jembatan Cikuda
Guna mencari sumber pencemaran, tim KP2C langsung melakukan penelusuran menyusuri aliran sungai hingga ke area hulu. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa air sungai di sekitar Jembatan Cikuda Wanaherang juga sudah berwarna hitam pekat dan berbau sengat. Kondisi ini memperkuat dugaan adanya pembuangan limbah berbahaya di kawasan atas.
Perubahan kondisi air sungai ini terjadi sangat cepat dalam hitungan jam. Padahal, kondisi aliran sungai masih terlihat cukup baik dan jernih pada hari Sabtu kemarin. Namun, warna air mendadak berubah hitam pekat pada hari Minggu disertai peningkatan debit aliran air.
Kenaikan Debit Air Tanpa Hujan Indikasikan Dugaan Pembuangan Limbah
Fenomena peningkatan debit air ini menimbulkan tanda tanya besar bagi kita semua. Pasalnya, kawasan sekitar hulu maupun hilir sungai sudah tidak mengalami hujan selama empat hari terakhir. Kenaikan debit air yang disertai bau busuk menyengat tersebut mengarah kuat pada dugaan pembuangan limbah industri secara sengaja.
Masyarakat dan anggota komunitas sungai mendesak pihak dinas lingkungan hidup segera turun ke lapangan untuk mengambil sampel air. Penindakan tegas terhadap pelaku pencemaran lingkungan sangat penting demi menyelamatkan ekosistem Kali Bekasi serta menjamin pasokan air bersih bagi warga.
- Penulis: Alya Lizayanti

Saat ini belum ada komentar