Bocah SD di Cikarang Barat Jadi Korban Tindak Asusila Mantan Tetangga
- account_circle Alya Lizayanti
- calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi Kriminal | Sumber : https://images.pexels.com/photos/7230345/pexels-photo-7230345.jpeg
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cibitunghitz.com, Bekasi – Pihak kepolisian saat ini sedang mendalami kasus tindak asusila yang menimpa seorang anak di bawah umur. Korban bernama Mawar (11), seorang anak SD di Cikarang Barat, menjadi sasaran aksi kejam mantan tetangganya berinisial AS (49). Pelaku melancarkan aksinya menggunakan bujuk rayu jajan bakso dan uang tunai. Oleh karena itu, peristiwa miris ini langsung memicu kemarahan besar warga Bekasi.
Kronologi Kejadian di Hotel Cibitung
Pertama-tama, peristiwa memprihatinkan ini bermula pada Kamis (26/06/2026). Pelaku AS awalnya mendatangi daerah Cikarang Barat untuk menemui kawan wanitanya. Namun, kawan wanita tersebut sedang tidak berada di rumah. Saat hendak pergi, pelaku bertemu dengan korban yang sedang beraktivitas di luar.
Selanjutnya, pelaku membujuk korban dengan tawaran jajan bakso dan uang tunai sebesar Rp300 ribu. Pelaku lantas membawa korban menggunakan sepeda motor menuju sebuah hotel di Cibitung. Pelaku bahkan meminta korban mengaku sebagai anaknya jika petugas resepsionis bertanya. Di dalam kamar, pelaku berupaya merudapaksa korban, namun korban menolak keras dan berteriak hingga pelaku akhirnya mengantarkannya pulang.
Kasus Terungkap Usai Korban Mengeluh Sakit
Kemudian, pelaku memberikan uang tambahan senilai Rp190 ribu kepada korban sebelum meninggalkannya. Beberapa hari setelah kejadian, korban mengeluhkan rasa sakit pada area perut dan organ sensitifnya. Orang tua korban sempat membawa sang anak berobat hingga dua kali ke klinik kesehatan.
Namun, rasa sakit tersebut tidak kunjung sembuh. Pada akhirnya, korban memberanikan diri menceritakan seluruh kejadian kelam tersebut kepada orang tuanya pada awal Juli. Rekaman CCTV hotel yang beredar di media sosial juga memperlihatkan momen saat pelaku melakukan check-in bersama korban.
Pendampingan PPA dan Laporan ke Polisi
Sebagai penutup, kasus ini langsung mendapatkan penanganan khusus dari PPA Kecamatan Cikarang Barat. Pihak pendamping memberikan bantuan medis dan psikologis untuk memulihkan trauma korban. Selain itu, keluarga korban telah resmi melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Bekasi untuk proses hukum lebih lanjut.
Oleh sebab itu, warga mendesak kepolisian agar segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman setimpal. Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi para orang tua agar selalu memantau keselamatan buah hati mereka. Pada akhirnya, mari kita tingkatkan pengawasan lingkungan demi melindungi anak-anak dari ancaman bahaya.
- Penulis: Alya Lizayanti

Saat ini belum ada komentar