Update Gempa NTT 2026: Korban Jiwa Bertambah Jadi 71 Jiwa, BNPB Perpanjang Masa Tanggap Darurat
- account_circle Syifa Salsa Rahmadhani
- calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cibitunghitz.com – Tim SAR gabungan kembali menemukan sejumlah warga dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (19/8). Oleh sebab itu, total korban jiwa akibat musibah gempa NTT 2026 kini resmi bertambah menjadi 71 orang. Petugas menemukan para korban tambahan ini di bawah reruntuhan bangunan kawasan pemukiman warga.
Kemudian, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ratusan warga mengalami luka-luka. Selain itu, ribuan penduduk terpaksa mengungsi ke posko penampungan sementara. Langkah evakuasi terus berlangsung karena potensi bahaya di lokasi bencana.
“Tim gabungan di lapangan masih terus bekerja keras menyisir reruntuhan. Sebab, petugas memperkirakan beberapa warga masih tertimbun material bangunan,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB saat menyampaikan keterangan resmi.
Dampak Gempa NTT 2026 dan Kendala Alat Berat
Sementara itu, proses evakuasi di lapangan menghadapi hambatan cukup berat. Akses jalan menuju lokasi terdampak parah sempat terputus akibat tanah longsor. Oleh karena itu, petugas harus mendistribusikan alat berat secara bertahap melalui jalur alternatif.
Langkah percepatan ini sangat penting demi menyelamatkan warga yang belum ditemukan. Sebab, masa emas pencarian korban (golden time) makin terbatas.
“Kami memprioritaskan pembersihan jalur utama terlebih dahulu. Bahkan, personel tambahan terus berdatangan untuk membantu proses evakuasi korban,” jelasnya.
Penyaluran Bantuan Logistik dan Layanan Kesehatan
Di sisi lain, Pemerintah Daerah bersama BNPB mempercepat penyaluran bantuan logistik. Petugas mendistribusikan tenda darurat, obat-obatan, serta bahan makanan pokok ke titik-titik pengungsian.
Selanjutnya, tim medis mendirikan rumah sakit lapangan di area aman. Langkah ini penting untuk menangani korban luka berat secara langsung.
“Oleh sebab itu, kami memastikan pasokan logistik dan pelayanan medis terdistribusi secara merata. Sinergi seluruh pihak sangat penting untuk menangani penanganan musibah gempa NTT 2026 ini secara cepat serta tepat,” pungkasnya.
- Penulis: Syifa Salsa Rahmadhani

Saat ini belum ada komentar