Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » DPR Soroti 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tak Daftar Ulang, SNPMB Beri Klarifikasi

DPR Soroti 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tak Daftar Ulang, SNPMB Beri Klarifikasi

  • account_circle Dwi Mutiara
  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Cibitunghitz.com, Bekasi – Belakangan ini, isu sekitar 60.000 calon mahasiswa baru yang tidak melakukan daftar ulang setelah lolos di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menghebohkan ruang publik. Sejumlah pihak mengaitkan fenomena tersebut, dengan mahalnya Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan jalur seleksi tertentu, seperti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Namun, panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), serta Komisi X DPR RI memberikan penjelasan untuk meluruskan informasi yang beredar.

Klarifikasi Data: Bukan Hanya SNBP dan Bukan Murni Tahun Berjalan

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Eduart Wolok, menjelaskan bahwa angka 60 ribu bukan berasal secara khusus dari jalur SNBP tahun berjalan. Angka tersebut merupakan akumulasi peserta, dari seluruh jalur penerimaan. Mulai dari SNBP, SNBT, hingga jalur mandiri berdasarkan hasil evaluasi tahun sebelumnya.

Kemendiktisaintek juga menegaskan perbedaan antara kuota, yang sejak awal tidak terisi karena peserta tidak memenuhi standar akademik. Dan peserta yang sudah dinyatakan lulus, tetapi tidak melakukan registrasi ulang.

“Yang pertama, kan yang beredar itu kan 60.000 tidak mendaftar di SNBP, itu tidak tepat. Karena 60.000 itu tidak mendaftar ulang dari seluruh jalur SNBP-SNBT sampai dengan mandiri di tahun 2025.” ujar Eduart Wolok, Ketua Umum SNPMB.

Faktor Penyebab Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang

Panja SPMB Komisi X DPR RI bersama penyelenggara seleksi, mengidentifikasi beberapa faktor yang menyebabkan kursi di PTN tidak terisi.

Faktor biaya dan UKT: Kendala finansial, penetapan kelompok UKT yang dinilai belum sesuai. Serta penolakan KIP Kuliah, membuat sebagian calon mahasiswa mengurungkan niat untuk mendaftar ulang.

Memilih jalur lain: Banyak peserta yang lolos di pilihan kedua, ketiga, atau keempat melalui jalur SNBT. Dan memilih melepas kursinya, demi mengejar program studi impian melalui jalur mandiri.

Beralih ke sekolah kedinasan (PTKL): Sebagian peserta memilih melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Kementerian/Lembaga, atau sekolah kedinasan. Karena menawarkan fasilitas, serta peluang ikatan kerja yang lebih jelas.

Faktor geografis dan mobilitas: Biaya hidup yang tinggi serta jarak yang jauh, dari domisili menjadi pertimbangan. Bagi peserta yang diterima di daerah lain, terutama lintas pulau.

DPR Soroti Fenomena dan Dorong Evaluasi

Komisi X DPR RI memberikan perhatian serius, terhadap fenomena tersebut. Untuk memastikan sistem penerimaan mahasiswa baru berjalan lebih adil, dan transparan. Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, menilai pemerintah perlu mendalami penyebab utama banyaknya calon mahasiswa. Yaitu yang tidak melakukan daftar ulang, termasuk kemungkinan tingginya biaya pendidikan.

“Kita prihatin, dari 580 ribu lebih yang diterima di perguruan tinggi negeri, sekitar 10 persen yang mungkin sekitar 60 ribu, tidak mendaftar ulang. Kita mendesak apakah benar karena UKT-nya tinggi.” tanggapan Abdul Fikri Faqih, Anggota Komisi X DPR RI.

Ke depan, pemerintah, DPR, dan penyelenggara seleksi mengusulkan sejumlah langkah perbaikan. Mereka mendorong perguruan tinggi untuk mengevaluasi tata kelola penerimaan mahasiswa baru, menyempurnakan sistem penetapan kelompok UKT agar lebih berkeadilan, serta menerapkan sistem cadangan sehingga calon mahasiswa lain yang memenuhi syarat dapat segera mengisi kuota yang kosong.

  • Penulis: Dwi Mutiara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampah Menumpuk di Kali BTR Mustikajaya: Aliran Air Tersendat dan Bikin Kumuh

    Sampah Menumpuk di Kali BTR Mustikajaya: Aliran Air Tersendat dan Bikin Kumuh

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Alya Lizayanti
    • 0Komentar

    Cibitunghitz.com, Bekasi – Pemandangan kurang menyenangkan kembali terlihat di salah satu saluran air wilayah kota. Peristiwa sampah menumpuk di Kali BTR kawasan Perumahan BTR, Mustikajaya, Kota Bekasi, menggegerkan warga pada Sabtu (12/9/2026). Tumpukan sampah berbagai jenis tampak menutupi permukaan air hingga nyaris tidak terlihat. Oleh karena itu, warga sekitar merasa khawatir akan dampak lingkungan yang […]

  • Bootcamp Build Your Digital Portofolio dari Nol di UBSI Cibitung

    Bootcamp Build Your Digital Portofolio dari Nol di UBSI Cibitung

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Alya Lizayanti
    • 0Komentar

    Cibitunghitz, Bekasi – Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Cibitung akan menggelar kegiatan Bootcamp Build Your Digital Portfolio dari Nol pada 12 Maret 2026. Kegiatan ini akan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB di Aula UBSI Cibitung. Melalui Bootcamp Build Your Digital Portfolio dari Nol, peserta akan belajar cara membangun portofolio digital dari tahap dasar. […]

  • Wakil Wali Kota Bekasi Buka Bekasi PRIDE Award 2026 untuk Pacu Inovasi Daerah

    Wakil Wali Kota Bekasi Buka Bekasi PRIDE Award 2026 untuk Pacu Inovasi Daerah

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Syifa Salsa Rahmadhani
    • 0Komentar

    Cibitunghitz.com, Bekasi – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, resmi membuka Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) 2026. Selain itu, ia secara resmi membuka sesi Penjurian Bekasi PRIDE Award 2026 pada Rabu (5/8). Perhelatan tahunan yang berlangsung di Kota Bekasi ini digagas oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida). Bahkan, ajang bergengsi ini […]

  • Bantargebang Hentikan Open Dumping, Mulai Terapkan Controlled Landfill

    Bantargebang Hentikan Open Dumping, Mulai Terapkan Controlled Landfill

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Dwi Mutiara
    • 0Komentar

    Cibitunghitz.com, Bekasi – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menghentikan praktik open dumping di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, sejak 1 Agustus 2026. Pemprov DKI mulai mengubah sistem pengelolaan sampah di Bantargebang dengan menerapkan controlled landfill secara bertahap. Pemerintah mengambil langkah tersebut untuk menggantikan metode pembuangan sampah secara terbuka. Kebijakan baru itu tetap […]

  • Gebrakan Visual! Spider-Man: Brand New Day Cetak Sejarah Pakai Kamera Khusus ScreenX

    Gebrakan Visual! Spider-Man: Brand New Day Cetak Sejarah Pakai Kamera Khusus ScreenX

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Alya Lizayanti
    • 0Komentar

    Cibitunghitz.com, Bekasi – Buat kamu para pecinta film Marvel, siap-siap dibuat takjub! Film terbaru dari sang manusia laba-laba, Spider-Man: Brand New Day, bakal segera tayang dan membawa inovasi gila-gilaan di dunia sinema. Tidak tanggung-tanggung, film ini mencetak sejarah baru karena menggunakan teknologi kamera khusus selama proses syutingnya. Bagi warga Bekasi dan sekitarnya yang hobi menonton bioskop, […]

  • Jalan Rusak

    Jalan Rusak di Bekasi Belum Diperbaiki Plt Bupati Ungkap Kendala Dan Target Penanganannya

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Syifa Salsa Rahmadhani
    • 0Komentar

    Cibitunghitz.com, Bekasi – Pemerintah daerah akhirnya merespons gelombang keluhan masyarakat mengenai infrastruktur yang terbengkalai. Sebab, banyaknya titik jalan rusak di Bekasi terus memicu protes dari warga pengguna jalan. Menanggapi situasi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi kemudian membeberkan alasan utama di balik keterlambatan perbaikan fisik tersebut. Pihak eksekutif menjelaskan bahwa persoalan administratif menjadi hambatan utama. […]

expand_less